Indonesia Borong Medali Di Kompetisi Daya Ingat di Filipina

Generasi muda Indonesia kembali membuktikan diri dalam kancah internasional dengan menyabet 9 medali dari kejuaraan daya ingat 5th Philippine Open Memory Championship yang berlangsung pada 30 Juni hingga 1 Juli 2018 yang lalu. Medali-medali tersebut diperoleh dari empat peserta yang rata-rata adalah pelajar SMP dan SMA.

Sebagaimana rilis yang diterima GNFI, 9 medali yang diraih oleh perwakilan Indonesia tersebut terdiri dari 1 emas, 5 perak dan 3 perunggu yang diraih oleh Rania dari SMPN 1 Tolitoli, Sulawesi Tengah yang berhasil membawa pulang 1 emas, 2 perak dan 1 perunggu untuk kategori kompetisi junior. Peserta dari SMP lainnya, Sitti Farhana dari SMPIT Al-Fahmi, Palu Sulawesi Tengah mendapatkan 1 medali perak dan kemudian Rinaldy Adin dari SMAN 8 Jakarta membawa pulang 2 perak dan 2 perunggu.

 

Selengkapnya di : https://www.goodnewsfromindonesia.id/2018/07/02/indonesia-borong-medali-di-kompetisi-daya-ingat-di-filipina

IMSC : World Class Memory Championship Organizer

IMSC (Indonesia Memory Sports Council) had successfully host World Memory Championship (WMC) 2017 in Ancol, Jakarta, Indonesia. The championship started at 1 December and completed at 3 December 2017.

National Champion of Indonesia is Fakhri Shafly Erlangga. He received the cash money and also Trophy from Minister of Education and Culture Indonesia.

World Champion is Alex Mullen from USA. He received cash money and Trophy from Minister of Youth and Sports Indonesia. He also broke 4 new memory world record.

The Chief Organizer of WMC and also The President of IMSC, Yudi Lesmana, reported the situation of WMC 2017 through these videos :

liputan 6 : Lomba Kecerdasan Memory Sports

The Livestreaming Video can be seen through (The longest livestreaming event ever in Indonesia) :

Day 1 and Opening Ceremony: Facebook Live
Day 2 : Youtube LIVE
Day 3 : Youtube LIVE
Closing Ceremony : Youtube LIVE

Piala Menteri Pendidikan Indonesia Diperebutkan dalam IAM World Memory Championship 2017

Rabu, 09 Agustus 2017, Jajaran pengurus, pembina, dan pelajar berprestasi dari Indonesia Memory Sports Council (IMSC)  diterima oleh Sekretaris Jendral Kemendikbud Bapak Didik Suhardi,Ph.D di Gedung C lantai 2 Kantor Kemendikbud Republik Indonesia. Audiensi IMSC dengan Kemendikbud ini berlangsung hangat dengan tiga agenda utama yaitu :  perkenalan program Memory Sports Indonesia, penyampaian prestasi anak – anak Indonesia di ajang Olimpiade Memory Internasional, dan pemaparan tentang kejuaraan dunia daya ingat IAM World Memory Championsip yang akan diadakan pada Desember 2017 di Jakarta ( info: IAM WMC 2017 ).

Foto Bersama IMSC dengan Sekretaris Jendral Kemendikbud

Hadir pada audiensi, Ketua Umum IMSC, Yudi Lesmana di dampingi oleh Dewan Pembina Bey Sapta Utama dan Adil Karim, Dewan Pakar Septian Dwi Cahyo, Sekjen IMSC Agit Permana, Tim Media dan Komunikasi Henry Firmansyah dan Dhani, Researcher IMSC Danu Ariya N, dan Juara Nasional Olimpiade Memory Indonesia Fakhri Shafly E. Seyogyanya pertemuan ini juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, namun karena beliau harus menghadiri agenda lain ke Solo maka jajaran IMSC diterima oleh Bapak Didik Suhardi, Ph.D didampingi Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Bapak Dr. Supriano, M.Ed, dan Humas Kemendikbud Ibu Dian dan Bapak Andes.

Hasil Pertemuan ini menyepakati bahwa program IMSC akan dikaji lebih lanjut untuk menjadi salah satu program baru dalam pengembangan kemampuan belajar anak serta sarana pelajar untuk berprestasi di kancah nasional maupun internasional. Sekretaris Jendral Kemendikbud juga mengapresiasi prestasi – prestasi yang telah diukir oleh Siswa – Siswi Indonesia di kancah Internasional. Setidaknya sudah 9 negara yang telah menjadi saksi Tim Olimpiade Memory Indonesia mencatatkan prestasinya di bidang daya ingat. Di akhir pertemuan Bapak Didik Suhardi, Ph.D juga merekomendasikan untuk menggunakan Piala Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk diperebutkan pada perhelatan akbar IAM World Memory Championship 1-3 Desember 2017 di Mercure Convention Center Ancol Jakarta, Indonesia. Acara ini juga akan diagendakan untuk dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Prof. Dr. Muhadjir Effendy, MAP.

Audiensi ini menjadi sebuah lompatan besar bagi IMSC untuk terus mengampanyekan teknik memory ke seluruh pelajar di Indonesia. Setidaknya ada 10 indikator uji memory berstandar internasional yang digunakan pada setiap kompetisi daya ingat yaitu : mengingat wajah dan nama, angka, kata, gambar acak, kejadian dan tahun, spoken numbers dan berbagai uji lainnya. Kerjasama ini juga diharapkan berlangsung harmonis hingga tahun – tahun yang akan datang untuk mewujudkan Indonesia yang lebih cerdas. (dag)

Save

Save

Save

Save