Rekor Dunia Mengingat Password Tercepat Berhasil Dicatatkan Anak Indonesia

Sabtu, 4 Juli 2015 , Tim Memory Sports Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru dalam dunia daya ingat. Bertempat di Gramedia Mall Central Park, Fakhri Shafly (14 tahun) berhasil memecahkan rekor dunia mengingat urutan password. Rekor dunia baru dibukukan dengan total ingatan 22 password dalam waktu 5 menit. Jumlah password yang diingat ini melebihi target pembuatan rekor sebanyak 20 password dalam waktu 5 menit. Password yang diingat ini terdiri atas 6 karakter terdiri atas abjad dan angka yang diberikan oleh pengunjung acara.

Pemegang Rekor Dunia Password Fakhri

Grandmaster Memory Yudi Lesmana (kiri) dan Halim Sugiarto (Record Holders Republic) memberikan medali dan piagam pemecahan rekor dunia.

Rekor dunia mengingat berikutnya yang seyogyanya dibukukan oleh peserta dari Tim Memory Sports Indonesia ialah mengingat lebih dari 152 urutan warna dalam 5 menit (memecahkan rekor sebelumnya dari India) dan mengingat lebih dari 240 urutan angka biner (1011011….) dalam waktu 1 menit (memecahkan rekor sebelumnya dari Israel). Namun dalam percobaan pemecahan, rekor ini belum berhasil dipecahkan salah satu dari 16 peserta yang mencoba membukukan kedua rekor ini atas namanya. Tercatat sebagai peserta termuda, Aulia Nadia Azzahra (9 tahun) mampu mengingat 64 warna acak dalam kesempatan ini sehingga layak menerima piagam apresiasi oleh Record Holders Republic. Demikian juga Shafa Annisa (10 tahun) yang menerima piagam apresiasi atas prestasinya mengingat 108 angka biner acak dalam waktu 1 menit.

Foto Bersama Peserta Pemecahan Rekor

Para peserta pemecahan rekor memegang sertifikat partisipasi dari Asosiasi Memory Sports Indonesia

Prestasi luar biasa putera- puteri Indonesia ini patut diberi apresiasi setinggi-tingginya karena latihan keras selama sebulan yang dilakukann para peserta membuahkan hasil. Sekali lagi kita berhasil membuktikkan bahwa kemampuan mengingat yang hebat bukan semata-mata bawaan lahir namun diciptakan melalui latihan yang tepat dan disiplin dengan metode-metode yang baik.

Asosiasi Memory Sports Indonesia berharap melalui prestasi-prestasi yang telah ditorehkan ini dapat memotivasi semangat belajar anak-anak Indonesia untuk terus berusaha memberikan yang terbaik dalam hidupnya. Mengembangkan dan menjelaskan betapa bermanfaatnya memory sports di Indonesia merupakan misi dari Asosiasi yang dipimpin oleh Penulis Buku Memorizing terbitan Kepustakaan Populer Gramedia, Yudi Lesmana. Agenda terdekat organisasi sehabis kegiatan ini ialah mengirimkan putera-puteri Indonesia ke ajang Asia Memory Championship 2015 di Hongkong pada 22 Agustus 2015.

Selamat kepada pemecah rekor dan tetap terus berlatih serta rendah hati.

Salam Memory,

Yudi Lesmana

Grandmaster of Memory

Ketua Asosiasi Memory Sports Indonesia

Penulis Buku Best Seller Seri Memorizing Like an Elephant

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *