Raih 27 Medali, Pelajar Indonesia Memenangkan Malaysia Open Memory Championship 2017

Suasana tegang dialami para peserta kejuaraan daya ingat, Malaysia Open Memory Championship pada hari sabtu dan minggu , 22-23 Juli 2017. Di hari pertama, tim Indonesia sudah menunjukkan prestasi yang menggembirakan yakni meraih 19 medali dari dua kategori yaitu junior (13-17 tahun) dan kids (dibawah 12 tahun). Hasil ini pun ditempel ketat oleh kontestan China dengan perolehan medali serupa dengan menurunkan pemain-pemain andalannya di setiap kategori. Berkat usaha yang maksimal, perolehan medali Tim Indonesia semakin meningkat pada hari kedua kejuaraan, dimana pelajar-pelajar kita berhasil membawa pulang total 29 Medali yang menempatkan Indonesia sebagai Juara Umum Kategori Junior, Malaysia Open Memory Championship 2017

Bertempat di di HELP College of Art and Technology, Kuala Lumpur, Malaysia, perwakilan 9 negara bertanding di ajang Internasional yang diadakan oleh Malaysia Mnemonic Association bersama Asia Memory Sports Council dan International Association of Memory ( http://bit.ly/2urjLH6 ). 9 Negara tersebut ialah Singapura, China, Hong Kong, Taiwan, India, Thailand, Jerman, dan tuan rumah Malaysia

Tim Olympiade Memory Indonesia bersama Peserta dari Jerman dan China

Ada 10 jenis pertandingan yang diperlombakan pada kompetisi ini yaitu :

  1. 5 menit mengingat wajah dan nama (Names & Faces)
  2. 5 menit mengingat urutan kata acak (Random Words)
  3. 5 menit mengingat urutan angka binary acak (Binary Numbers)
  4. 5 menit mengingat urutan angka acak (Speed Numbers)
  5. 5 menit mengingat urutan gambar acak (Random Images)
  6. 15 menit mengingat angka acak (Random Numbers)
  7. 10 menit mengingat urutan kartu remi yang telah dikocok (Random Cards)
  8. 5 menit mengingat tahun dan kejadian (Historic Future Dates/HFD)
  9. Mengingat angka acak yang diucapkan dalam interval 1 detik per 1 angka (Spoken Numbers), dan
  10. Mengingat secepat-cepatnya 1 deck kartu remi (52 kartu) yang telahg dikocok (Speed Cards).

Ke-10 jenis nomor diatas bertujuan untuk mengasah dan mempertajam kemampuan konsentrasi dan daya ingat seseorang sehingga dapat dikatakan para peserta sedang memperkuat otot-otot otaknya dalam kompetisi ini

Tim binaan Indonesia Memory Sports Council yang diketuai oleh Grandmaster Memory Yudi Lesmana, berhasil membawa harum nama bangsa dikancah internasional. Tidak tanggung-tanggung, bertanding di kategori junior, Shafa Annisa (SMP Kesatuan Bangsa, Jogjakarta) berhasil membawa pulang 2 emas, 3 perak, dan 1 perunggu, disusul Fathimah Aiko (SMP Salman Alfarisi, Bandung) dengan 1 emas, 2 perak, dan 2 perunggu posisi keseluruhan, lalu Rifda Almira dan Hanifah Khalillah (siswi SMA Edu Global Bandung ) masing-masing meraih 1 emas, 1 perak, 1 perunggu dan 1 emas, 1 perak. 2 anggota tim lainnya juga masing-masing berhasil membawa pulang 1 medali perunggu yaitu Farah Afifah (SMAN 1, Depok) dan Salma Yuwani (SMAN 1, Depok).

Fathimah Aiko (kedua dari kiri) dan Shafa Annisa (Ketiga dari kiri) Menerima Penghargaan

Pada Kategori Kids ( dibawah 12 tahun), Indonesia juga berhasil meraih posisi perak secara keseluruhan lewat Rania Azzahra (SMPN 1, Tolitoli, Sulawesi Tengah) dengan total peraihan 1 emas, 4 perak, dan 2 perunggu. Hasil ini pun semakin lengkap saat Pelajar SD Cerdas Mulia Ekselensia, Ahmad F. Hanif mampu memenangkan 2 medali yaitu  1 perak dan 1 perunggu.

Rania menerima penghargaan dari Presiden Asia Memory Sports Council

Pencapaian rekor fantastis juga dicatatkan dalam pertandingan ini seperti Shafa yang mampu mengingat 220 urutan gambar acak dalam 5 menit dan 94 digit angka acak yang diucapkan dalam waktu 94 detik, Fathimah Aiko mampu mengingat 208 urutan angka acak dalam 5 menit, Rifda berhasil mengingat 43 wajah dan nama dalam 5 menit, serta Hanifah mengingat 71 urutan kata acak dalam waktu 5 menit.

Total 6 emas, 12 perak, dan 9 perunggu berhasil dibawa pulang tim serta menempatkan Tim Indonesia pada posisi juara overall Junior ke-1 dan ke-2 setelah mengalahkan India dan tuan rumah Malaysia serta Juara overall kids ke-2 setelah peserta China. Di kategori dewasa, keluar sebagai Juara pertama, Loujian Zou dari China.

Hasil Kejuaraan ini membuktikan kemampuan otak anak bangsa tidak dapat dipandang sebelah mata. Walaupun dengan dukungan terbatas, Tim Olympiade Memory Indonesia tetap menunjukkan taringnya di mata dunia dan membawa harum nama Indonesia.

 

Kuala Lumpur, 25 Juli 2017

Yudi Lesmana

Ketua Umum Indonesia Memory Sports Council

Email : info@ingatangajah.com , indonesiamemorysportscouncil@gmail.com

www.ingatangajah.com , www.indonesiamemorysportscouncil.id

Tabel Perolehan Medali

No Nama Sekolah Emas Perak Perunggu
1 Shafa Annisa SMP Kesatuan Bangsa, Jogjakarta 2 3 1
2 Fathimah Aiko SMP Salman Alfarisi, Bandung 1 2 2
3 Rifda Almira SMA Edu Global, Bandung 1 1 1
4 Hanifah K. SMA Edu Global, Bandung 1 1
5 Farah Afifah SMAN 1, Depok 1
6 Salma Yuwani SMAN 1, Depok 1
7 Rania Azzahra SMPN 1, Tolitoli, Sulteng 1 4 2
8 Ahmad Hanif SD Cerdas Mulia, Bandung 1 1
Total Perolehan Medali 6 12 9

Foto Suasana Perlombaan

Tim Olympiade Memory Indonesia diterima oleh KBRI Kuala Lumpur melalui Tim Atase Pendidikan

SUMBER FOTO LAINNYA : https://drive.google.com/open?id=0B4-QCiqMVqvbSmNzaVE1RU9GcU0

Save

Save

Save

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *