Memorizing Like An Elephant

flyer

Resensi Buku “Memorizing Like an Elephant”

Mari kita lihat orang-orang yang dengan giat berlatih di pusat-pusat kebugaran. Adakah dari mereka yang terlahir dalam keadaan berotot? Tentunya tidak akan ada, sama halnya dengan otak   yang perlu dilatih “otot”-nya. Otak kita terdiri atas puluhan ribu saraf neuron bahkan lebih yang terus berkembang jika kita berpikir. Setiap satu saraf neuron akan berkembang 10 kali lipat jika kita melakukan aktivitas mental. Ketika kita mulai berhenti menggunakan otak, maka penyakit yang dinamakan “lupa” akan menyerang. Oleh sebab itu, kita tidak boleh sekalipun berhenti belajar. Umur yang semakin tua, hendaknya tidak menjadi alasan untuk berhenti belajar dan berpikir.

Buku ini sangat tepat dibaca anak-anak usia sekolah. Anak-anak yang sehari-harinya dibiasakan   perkembangan otak yang lebih baik dibanding orang dewasa dengan aktivitas yang monoton. Teknik-teknik mengingat yang diajarkan dalam buku ini menjadi dasar revolusi cara belajar anak, sehingga mereka akan lebih cepat menyerap informasi yang didapat dari sekolah. Kelak setelah anak-anak mampu mengimplementasikan teknik-teknik mengingat yang diajarkan dalam buku ini dan buku berikutnya, mereka akan mengalami betapa menariknya pelajaran-pelajaran baru yang didapat sehingga sekolah tidak lagi menjadi beban.

Karya ini dihasilkan berdasarkan pengalaman saya pribadi bertahun-tahun menerapkan teknik-teknik mengingat sejak tahun 2002. Teknik-teknik itu juga sudah saya ajarkan kepada anak-anak peserta kursus memori di Kalimantan Timur yang telah menghasilkan juara-juara baru dalam dunia olahraga memori internasional. Saya juga tidak pernah puas untuk selalu menggali ilmu melalui kejuaraan-kejuaraan memory sports internasional yang sudah tujuh kali saya ikuti. Lewat kejuaraan inilah saya berkesempatan untuk bertukar informasi tentang teknik mengingat dengan atlit memori dari negara lain. Semua ilmu pengetahuan tersebut saya tuliskan lewat buku ini dan buku-buku berikutnya dengan harapan besar dapat mengahasilkan anak-anak Indonesia yang cerdas.

Secara jujur saya katakan, buku ini jadi tidak berguna jika kita tidak mempraktikkannya. Oleh sebab itu, segera laksanakan perintah yang tertulis pada setiap bab begitu kita selesai membacanya. Jika kita sudah bisa, maka ajarkan isi buku ini kepada teman supaya ilmu semakin bertambah. Sebagai praktisi dalam olahraga memori, saya tidak pernah mengajarkan sesuatu yang belum teruji dan tidak bisa menerapkannya pada diri sendiri dahulu.

Walaupun saya katakan buku ini sangat tepat untuk anak usia sekolah, kita yang beraktivitas sebagai karyawan, pengusaha, guru, ibu rumahtangga dan lainnya juga dapat mempelajari isi buku ini. Catatan yangterpenting adalah buku ini disusun untuk orang yang masih inginbelajar. Jangan biarkan raksasa ini terus tertidur, bangunkan dengancara yang tepat dan rasakan manfaatnya dalam aktivitas sehari-hari.

 Welcome to Brain Club, Salam Memory

Silahkan hubungi Aris melalui SMS/WA No 08211-5507865,

Terimakasih

@yudilesmana @arishms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *