Sekilas Tentang Penulis

profil

Biografi Penulis
Pria kelahiran Medan ini mulai mempelajari tentang teknik mengingat sejak tahun 2002 melalui sebuah pelatihan memory yang berasal dari Malaysia di Medan. Di tahun yang sama ia berhasil membuat dua rekor MURI yaitu ” Pria Indonesia pertama dan termuda (14 tahun) yang mampu mengingat 880 digit angka acak dalam waktu 60 menit” dan “Pria Indonesia pertama dan termuda (14 tahun) yang mampu mengingat urutan 11 deck kartu remi yang dikocok dalam waktu 60 menit”. Kedua rekor ini belum ada yang memecahkan hingga saat ini di Indonesia kecuali ia sendiri.
Berselang setahun, ia resmi meraih penghargaan “Grandmaster of Memory” dari World Memory Sports Council ( www.world-memory-statistics.com ) yang bermarkas di Inggris. Penghargaan yang dimiliki hanya 149 orang di dunia ini memiliki beberapa persyaratan diantaranya mampu mengingat minimal 1000 digit angka acak dalam waktu 60 menit, 10 deck kartu remi (520 kartu) yang telah dikocok dalam waktu 60 menit, dan 1 deck kartu remi yang telah dikocok dalam waktu dibawah 2 menit.

Pada tahun 2006, ia melanjutkan studinya di Teknik Pertambangan ITB dan langsung bekerja di salah satu perusahaan tambang batubara terbesar Asia tenggara di Kalimantan Timur setelah lulus pada pertengahan tahun 2010. Sempat vakum berkompetisi dalam memory sports sejak tahun 2003, ia kembali bertanding di berbagai kejuaraan memory sports pada tahun 2012 hingga sekarang. Yudi juga mempersiapkan Tim memory Sports Indonesia yang terdiri dari anak-anak usia sekolah yang dilatihnya agar siap bersaing di Kancah Internasional.
Bersama teman-teman ia mendirikan Asosiasi Memory Sports Indonesia pada 8 April 2014 dengan tujuan memperkenalkan memory sports kepada masyarakat Indonesia. Lewat organisasi ini, ia memberangkatkan anak-anak Indonesia yang memiliki potensi daya ingat luar biasa untuk bertanding di kejuaraan dunia.

Selain prestasi diatas, yudi juga memiliki prestasi- prestasi lain yang diraihnya saat kembali berkompetisi antara lain : Juara Umum Japan Friendly Open Memory Championship di Tokyo 2014, meraih masing-masing 1 emas, perak, dan perunggu pada cabang ingatan benda, angka yang diucapkan dan wajah nama di Hongkong Open Memory Championship 2013, dan terakhir meraih 2 medali emas, 2 perak dan 4 perunggu di Filipino International Open Memory Championship 2014.

Memorizing Like an Elephant

Mind Sports of Memory

Mind Sports of Memory atau Memory sport pertama sekali diadakan pada tahun 1991 oleh penemu metode Mind Map dan seorang ahli dalam mental literacy,Tony Buzan dan Grand Master Catur, Raymond Keene OBE. Ada10 disiplin daya ingat yang dipertandingkan dan telah digunakan secara luas di dunia sebagai acuan dari kejuaraan daya ingat.

Olah raga otak ini diatur dan dinaungi oleh World Memory Sports Council (WMSC) yang merupakan badan olah raga resmi dalam bidang daya ingat yang bermarkas di Inggris. WMSC melakukan kompilasi dari ranking dunia bagi atlet-atlet memory sport dan memastikan olahraga ini dikompetisikan secara fair dan mengikuti peraturan-peraturan yang telah ditetapkan.

Kompetisi daya ingat tingkat dunia dilaksanakan setiap tahun dan berbagai Negara telah menjadi tuan rumah seperti : Inggris, China, Malaysia, Bahrain dan lainnya.Kompetisi tingkat International dan National telah diadakan juga setiap tahunnya dibeberapa Negara seperti Jerman, Wales, Australia dan lainnya. Negara-negara tersebut telah menggunakan standar yang telah ditetapkan WMSC sesuai dengan level kompetisinya.Saat ini sudah 44 Negara yang telah berpartisipasi dalam olahraga ini termasuk Indonesia.

Kompetisi pada tingkat dunia mempertandingkan 10 disiplin daya ingat, antara lain 15 menit mengingat wajah dan nama, 30 menit nomor binary, 1 jam mengingat digit angka acak, 15 menit gambar abstrak, 15 menit speed number, 5 menit mengingat tanggal dan kejadian (Historic and Future Dates), 1 jam mengingat urutan kartu remi yang telah dikocok, dan speed cards atau mengingat 1 deck kartu remi yang telah dikocok cepat. Selain itu, dalam ajang ini juga dipertandingkan 15 menit mengingat kata acak dan terakhir spoken number, yang terbagi dalam tiga percobaan, masing-masing 200, 300 dan 400 angka.

Setiap orang dapat berkompetisi dalam daya ingat. Tidak ada satu pun juara dunia daya ingat yang mengklaim bahwa ia terlahir dengan kemampuan daya ingat yang kuat. Mereka semua mempelajari teknik-teknik daya ingat dan berlatih untuk meningkatkan kemampuan daya ingatnya dan menjadi World Memory Champion dan Grand Master of Memory

Daya Ingat atau memory sport ini merupakan salah satu dari lima “Learning Mind Sports” diantaranya Speed reading, IQ, Creativity, Mind Mapping, dan Memory. Kelima Mind Sport ini dapat membantu siapa pun untuk lebih baik dalam sekolah/kuliahnya ataupun dalam pekerjaan.

Sekilas Tentang Memorizing Like An Elephant

Buku “Memorizing Like An Elephant” mengulas metode untuk melejitkan daya ingat hingga setingkat Grand Master of Memory. Didalamnya dijelaskan metoda untuk mengingat dengan baik dan mudah, sebagaimana dilakuan oleh atlet-atlet daya ingat dalam kejuaraan dunia daya ingat, World Memory Championship. Disajikan dengan cara yang ringan, kocak, dan mudah dipahami.

Selamat melatih daya ingat dan selamat bergabung dengan ” brain stars club “

meet greet